UNTUK INFORMASI & PEMESANAN HUBUNGI KAMI=

Priyanto Triwitono
Fleksi = 0274 651 2007
IM3-1 = 0857 2904 1007
IM3-2 = 0858 6894 2007
Simpati = 0882 1908 2007

EMAIL : rengginang007@gmail.com

Sabtu, 01 November 2014

Alat Pencetak Kulit Pie Susu Praktis & Tepat Guna

Berikut saya perkenalkan alat pencetak kulit pie susu yang praktis dan tepat guna. Alat ini sangat sesuai atau cocok untuk industri rumahan atau UMKM. Alat ini tidak perlu menggunakan listrik dan pengoperasiannya sangat mudah dengan cara menarik handel penekan saja. Berikut ini adalah salah satu contoh pencetak kue dengan bentuk oval bergerigi. Untuk bentuk yang lain juga bisa kami layani.



Cetakan Pie Ditekan Jari Dari Bawah Untuk Mengeluarkannya



Kulit Pie Hasil  Pencetakan Alat

Kulit Pie Yang Telah Diisi Isian Pie Susu & Siap Dioven

Pie Susu Setelah Dioven

Satu Lagi Bukti : Pie Susu Juga Bisa


Alhamdulillah.... sungguh tidak terbayangkan sebelumnya kalau pada akhirnya alat cetak rengginang multiguna ini terbukti dapat digunakan untuk membantu proses produksi Pie Susu. Suatu hari ada seorang ibu dari Bali menghubungi saya dan menanyakan apakah alat cetak rengginang yang saya ciptakan itu bisa digunakan untuk mencetak Pie Susu ?. Terus terang saja pada saat itu saya belum tahu persis seperti apakah kue Pie Susu yang dimaksud dan bagaimana proses produksinya. Setelah mengumpulkan berbagai informasi tentang Pie Susu, saya berkeyakinan alat cetak rengginang multiguna ini Insya Alloh bisa..... dan sekarang keyakinan saya itu telah menjadi kenyataan.
     Pie Susu adalah kue yang memiliki cita rasa ringan dan lezat sehingga kue ini banyak digemari. Kue ini merupakan salah satu kue yang banyak diproduksi sebagai salah satu oleh-oleh khas Bali yang terkenal. Kue ini mempunyai beberapa macam variasi bentuk, misalnya bulat polos, bulat bergerigi, dan oval.  Sebenarnya tak ada resep yang benar-benar pasti untuk membuat pie susu, karena resep aslinya tentunya merupakan rahasia dapur. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna perlu mencoba dan terus mencoba sampai dihasilkan resep yang benar-benar pas, manis dan ringan. 

Bentuk Cetakan Oval Bergerigi

Bentuk Cetakan Bundar Polos

Bentuk Cetakan Bundar Bergerigi


     Secara garis besarnya, kue Pie Susu ini terdiri dari bagian Kulit dan Isian. Bahan kulit dibuat dari 150gr mentega, 2 kuning telur, 225gr terigu protein sedang (Segi Tiga Biru), 2 sdm gula halus, 3 sdm tepung maizena, dan 1/4 sdt garam. Untuk bahan isian dibuat dari 1 butir telur ayam, 4 sdm susu kental manis, 1 sdt tepung custard, 300 ml susu cair, 3 sdm gula pasir, 1/2 sdt vanili bubuk, dan 1/4 sdt garam. Pada proses pembuatannya, semua bahan kulit dicampur, diaduk dan dihomogenkan hingga menjadi adonan kalis. Adonan kalis dicetak / ditekan-tekan sepanjang dinding cetakan dengan ketebalan tertentu sampai merata. Proses ini umumnya hanya dikerjakan secara manual dengan tangan, sehingga cukup memakan waktu bila produksinya cukup besar. Proses inilah yang ditingkatkan effisiensinya dengan menggunakan alat cetak multiguna ini. Berikut sekilas tentang proses pembuatan kue Pie Susu yang diperoleh dari berbagai sumber.

Proses Membuat Kulit Pie Susu Secara Manual dengan Tangan

Pencetakan Secara Manual dengan Tangan Butuh Waktu

Kelemahan proses pencetakan kulit pie secara manual dengan tangan yaitu butuh waktu lama sehingga kurang effisien. Hal ini karena adonan harus ditekan-tekan dan diratakan dengan ketebalan tertentu sepanjang dinding cetakan pie susu. Kelemahan inilah yang dicoba atasi dengan alat cetak multiguna ini. Proses pembentukan kulit menjadi sangat praktis dan cukup sekali tekan, ketebalanya seragam, dan waktu lebih singkat. 

Letakkan Adonan Kulit Pie Secukupnya Ditengah Cetakan 

Tekan Dengan Alat Cetak Multiguna - Cukup Sekali Tekan Saja

Hasil pencetakan kulit pie selanjunya diisi dengan isi pie susu, kemudian dioven hingga matang. Selanjutnya pie susu dikemas dan siap dipasarkan.

Pie Susu Siap Dipasarkan

Jumat, 25 Juli 2014

Rabu, 16 Juli 2014

Variasi Proses Pembuatan Rengginang di Masyarakat

Rengginang adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang dibuat dari bahan beras ketan putih atau hitam, umumnya berbentuk lingkaran dengan ukuran tertentu, berasa manis atau gurih, dan mempunyai tekstur renyah. Di berbagai wilayah di Indonesia, ada beberapa macam rengginang dengan cara pembuatan yang berbeda-beda. Perbedaan itu terutama dalam hal bumbu yang ditambahkan, variasi bentuk rengginang, dan juga variasi ukurannya. Meskipun demikian, secara umum proses pembuatan rengginang tersebut kurang lebih relatif sama atau serupa.

Berikut adalah salah satu cara membuat rengginang beras ketan yang banyak dilakukan.

  1. Beras ketan dibersihkan dari kotoran dan sisa-sisa gabah ataupun sekam kalau masih ada.
  2. Selanjutnya dicuci bersih, kemudian direndam dalam air selama 3-4 jam (beberapa jenis lain bahkan sampai 12 jam atau 1 malam). Untuk lama perendaman ini sangat tergantung pada jenis beras ketan yang digunakan. Pada intinya proses perendaman ini adalah proses untuk memberi kesempatan terjadinya penetrasi air kedalam butiran beras ketan, sehingga proses pemasakan atau gelatinisasi pati nantinya berjalan dengan sempurna dan cepat.
  3. Setelah direndam, beras ketan selanjutnya ditiriskan.
  4. Proses selanjutnya beras ketan dikukus. Sampai tahap ini, ada yang dikukus 1 kali & ada yang dikukus 2 kali. Pada cara yang dikukus 2 kali, mula-mula beras ketan dikukus ½ matang kemudian ditambahkan / dicampur bumbu-bumbu (bumbu dilarutkan sedikit air agar pencampuran bumbu merata), kemudian dimasak kembali hingga matang, dan selanjutnya barulah dicetak. Pada variasi proses yang hanya dikuks 1 kali saja, beras ketan dikukus sampai ¾ matang (biasanya sekitar 45-50 menit), dan selanjutnya dicampur bumbu dan diaduk merata. Pada variasi ini tidak lagi dilakukan pengukusan lagi melainkan langsung dicetak.
  5. Proses pencetakan.  Pada umumnya pencetakan masih dilakukan secara manual dengan bantuan pola cetakan dari bambu atau potongan pipa pralon. Agar hasil cetakan rapi dan seragam ukurannya, perlu dicetak dengan alat khusus seperti Alat Cetak Rengginang Multiguna ini. Gunakan Sedikit Minyak Goreng untuk melapisi alat  cetak agar tidak lengket. Selain minyak goreng, bisa juga digunakan air, tetapi penggunaan air yang berlebihan beresiko rengginang hancur pada saat digoreng. Jadi, sebaiknya gunakan minyak goreng saja.
  6. Rengginang cetak yang dihasilkan tersebut selanjutnya dijemur hingga kering (2-4 hari), tergantung kondisi cuaca. Agar proses pengeringan lebih cepat, dapat digunakan alat pengering pada suhu sekitar 60-70 oC. Dengan alat pengering, rengginang lebih cepat kering & siap digoreng dalam waku hanya 7 jam saja. 
  7. Proses terakhir adalah penggorengan dan pengemasan. Usahakan pengemasan yang menarik, diseal atau diikat dengan rapat agar tidak mlempem, lengkapi kemasan dengan informasi-informasi penting tentang produsen dan produk sesuai dengan persyaratan PIRT.
Bahan utama : Beras Ketan (beras ketan putih atau hitam)
Bumbu : Bawang, udang, trasi, gula pasir, garam, dan lainnya. Untuk bumbu yang ditambahkan, macam dan takarannya sangat tergantung pada rasa rengginang yang diinginkan. Dalam hal ini sangat tergantung dari kreativitas dan daya inovasi kita untuk menghasilkan rasa rengginang yang khas dan enak.
Contoh variasi Rasa rengginang yang telah diproduksi di pasaran adalah Rasa bawang, trasi, udang, gula merah coklat, manis gula merah, nangka, durian, melon, dan lainnya.

Untuk memperjelas uraian diatas, ilustrasi proses pembuatan rengginang beras ketan putih dapat dilihat pada Video pada halaman website ini. Demikian juga pada proses  penggorengannya. Semoga uraian diatas cukup jelas.

Sabtu, 03 Mei 2014

Paket 3 bentuk, Cukup 3 Juta Saja

Bagi anda yang tertarik ingin membuka bisnis rengginang, mungkin sedikit berkecil hati karena merasa di pasaran sudah banyak beredar produk rengginang, sehingga seolah-olah tidak ada peluang lagi untuk mencoba berbisnis rengginang. Bila dicermati, pada umumnya rengginang yang ada di pasaran hanyalah rengginang dengan bentuk lingkaran, baik yang bentuk datar (flat) maupun yang bentuk cekung di bagian tengahnya. Kalau anda berpikir bahwa rengginang hanya berbentuk lingkaran atau bunder saja, maka ya bener saja seolah-olah tidak ada peluang lagi.
Tapi pernahkah terlintas dalam benak anda bagaimana seandainya ada rengginang dengan bentuk lain ?. Mungkinkah itu ?. Bisakah keinginan itu diwujudkan ?.
Di tengah semakin maraknya produk rengginang di masyarakat, maka tidak ada pilihan lain kecuali harus melakukan inovasi. Inovasi bentuk rengginang yang dapat dilakukan dan sangat memungkinkan adalah rengginang dengan bentuk Oval, Persegi panjang, Kubus, Donat, Stadion Olah Raga seperti berikut ini. Dan untuk mendapatkannya, cukup 3 juta saja. Anda akan mendapat 3 bentuk sesuai pilihan anda dengan 2 kepala cetak yaitu Flat dan Cekung. Itu artinya dengan 3 juta saja, anda dapat membuat 6 macam rengginang (kecuali bentuk Donat hanya Datar saja). Masih berpikir ini mahal ?.












Jumat, 10 Januari 2014

Pelatihan Pembuatan Sale Pisang Goreng di Bambanglipuro Bantul

Belum lama ini saya berkesempatan memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan sale pisang di Bambanglipuro Bantul Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan oleh Yayasan Indonesia Madani (YIM) Yogyakarta dan sasaran kegiatannya adalah Ibu-ibu di Dusun Jerukan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul Yogyakarta.
Yayasan Indonesia Madani (YIM)  adalah lembaga pemberdayaan masyarakat yang berdiri sejak Mei 2010 di Yogyakarta. Pegiat di Yayasan Indonesia Madani ini mayoritas adalah mahasiswa UGM dan lainnya dari UII, UIN dan UNY. Tujuan didirikannya yayasan ini adalah sebagai generator pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan potensi dan kualitas sumber daya manusia yang mandiri yang berorientasi pada produktivitas dan kemandirian masyarakat sehingga meningkatkan kapasitas, baik secara individu maupun kelompok.
Dalam pelatihan tsb dihadiri sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam  kelompok usaha "Ngudi Rejeki". Sebagian besar ibu-ibu tsb berprofesi sebagai petani, pedagang, dan ibu rumah tangga. Dengan memberdayakan kelompok ibu-ibu tsb diharapkan dapat mengasah kreativitas ibu-ibu untuk kemudian berwirausaha sehingga dapat menambah penghasilan keluarga.
Salah satu pelatihan yang diajarkan adalah pembuatan  sale pisang. Pisang yang dipilih adalah Pisang Uter, yaitu pisang yang umumnya banyak terdapat di pedesaan dan nilai ekonomisnya rendah atau harganya murah. Pisang ini sebetulnya rasanya manis, tetapi kadang-kadang ada bijinya sehingga kurang disukai masyarakat. Oleh karena itu untuk meningkatkan nilai jualnya maka dibuat sale pisang. Sale pisang adalah produk olahan pisang yang sudah masak, bebentuk irisan tipis atau dipipihkan, dan salah satunya diolah dengan cara digoreng, sehingga disebut Sale Pisang Goreng. Sale pisang goreng tersebut bisa berbentuk pipih memanjang ataupun berbentuk roll atau gulung. Proses pembuatan sale ini sangat mudah dan dijamin dapat dikerjakan oleh ibu-ibu dimana saja berada, karena peralatannya sangat sederhana. Berikut sekilas gambaran tentang kegiatan tersebut.






Selasa, 03 September 2013

Kepedulian Untuk Orang-Orang Tercinta

Judul posting di atas, merupakan ungkapan yang paling pas untuk menggambarkan para pemerhati atau relasi yang tertarik dengan alat cetak rengginang. Kenapa demikian ?.
Banyak calon customer yang menghubungi saya untuk menanyakan alat cetak rengginang ini. Mereka bermaksud membuka usaha produksi rengginang bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang-orang tercinta di sekitarnya, misalnya untuk adik, untuk saudara, untuk istri tercinta, untuk suami tercinta, untuk masyarakat sekitarnya, dan sebaginya. Saya membayangkan begitu besar kepedulian mereka kepada orang-orang tercinta di sekitarnya demi kebahagiaan dan kesejahteraan yang diidam-idamkan. Sungguh mulia keinginan tersebut.



Kepada siapapun alat cetak rengginang ini nanti akan dihadiahkan atau dipersembahkan, yang jelas kehadiran alat cetak rengginang ini kami niatkan sebagai sarana pengabdian saya kepada sesama untuk turut memberdayakan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah, meskipun barangkali keberadaan alat cetak rengginang ini tidak ada artinya. Saya teringat salah satu Hadits Nabi. “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: Sedekah jariyah, Ilmu yang dimanfaatkan, atau Do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Semoga persembahan alat cetak rengginang ini dicatat Alloh sebagai bagian dari ilmu yang bermanfaat, amiin.