UNTUK INFORMASI & PEMESANAN HUBUNGI =

Priyanto Triwitono
0857 2904 1007

EMAIL : rengginang007@gmail.com

Whatsapp = 0857 2904 1007

Rabu, 18 Mei 2011

Hemat Bahan & Hasil Lebih Banyak

Sepengetahuan saya, rengginang yang diproduksi secara manual dengan cetak tangan biasa (artinya hanya ditekan tangan biasa), umumnya berbentuk "lingkaran" DATAR. Untuk mendapatkan rengginang yang renyah, maka rengginang datar tsb harus berukuran tipis, sehingga dalam satu kemasan umumnya berisi cukup banyak.
Dalam dunia bisnis, ukuran produk bisa berdasarkan berat (gram, kg, dll), jumlah satuan (biji, buah, dll), atau berdasarkan volume-nya (volume kemasan-nya). Untuk rengginang umumnya berdasarkan jumlah satuan (dalam satu kemasan isi berapa buah).
Sekarang coba anda bandingkan 2 model rengginang ini. Rengginang warna BIRU adalah rengginang datar hasil dari pencetakan secara manual dengan tangan saja, sedangkan rengginang warna MERAH adalah rengginang yang dicetak dengan alat cetak rengginang INOVASI. Selanjutnya bandingkan pula ketika kedua jenis rengginang tsb disusun. Keduanya sama-sama disusun dalam jumlah yang sama (5 buah).



Apa kesimpulan anda ? Ya.... rengginang MERAH lebih hemat bahan daripada rengginang BIRU. Selain itu, volume rengginang  BIRU dan MERAH tetap sama saja / tidak berubah, meskipun kebutuhan bahannya tidak sama (kebutuhan bahan rengginang MERAH lebih sedikit daripada rengginang BIRU). Jadi, dari illustrasi diatas semakin jelas bahwa dengan alat cetak rengginang INOVASI ini akan mampu menghasilkan rengginang cetak LEBIH BANYAK daripada cara manual biasa (tentunya bila bahan yang dicetak beratnya sama dan dicetak dengan ukuran yang sama pula). Mohon maaf, sebagai bukti nyata saat ini saya belum bisa menampilkan datanya, insya Allloh dilain waktu saya susulkan. 
Selain hemat bahan, rengginang cekung tersebut dapat dibuat ukuran lebih besar namun tetap terjamin kerenyahannya, karena ukuran di semua bagian relatif tipis. Hal ini sangat berbeda dengan rengginang datar yang ukurannya cukup tebal. Makin tebal berarti makin besar resiko tidak renyah atau bantat. Bagaimana, masih belum percaya dengan akal sehat dan logika kita ??? 

0 komentar:

Posting Komentar