UNTUK INFORMASI & PEMESANAN HUBUNGI =

Priyanto Triwitono
0857 2904 1007

EMAIL : rengginang007@gmail.com

Whatsapp = 0857 2904 1007

Selasa, 16 Agustus 2011

Tips Cara Menggoreng Rengginang Yang Effisien

Ini adalah cerita tentang pengusaha rengginang dari Semarang yang telah menggunakan Alat Pencetak Rengginang INOVASI yang saya buat. Pendek kata setelah menggunakan alat pencetak rengginang INOVASI yang baru dibeli, aspek produiksi yaitu proses pencetakan rengginang yang selama ini dirasakan ada kendala, sekarang ini sudah tidak  menjadi masalah lagi.  Tetapi sekarang timbul masalah baru. Masalah baru yang muncul adalah proses penggorengan rengginang yang dilakukan tidak mampu mengimbangi kapasitas produksi yang telah dicapai. Dalam hal ini waktu penggorengan yang dibutuhkan tidak mencukupi lagi, sehingga  terpaksa harus kerja lembur.
Begitulah dalam berwirausaha, setiap aspek bisa saja menjadi masalah.  Pada tahap awal mungkin aspek modal yang jadi masalah, tetapi setelah usaha berjalan selanjutnya masalah akan bergeser ke arah pasar, kemudian nanti akan bergeser ke aspek tenaga kerja, mesin, dsb. Pendek kata, semua aspek bisa berpotensi jadi masalah dan semua itu adalah hal biasa dalam berwirausaha dan tidak ada pilihan lain kecuali HARUS DINIKMATI DENGAN SENANG HATI. Kembali ke konteks semula, selidik punya selidik, ternyata pengusaha tersebut melakukan penggorengan dengan model One for One System , artinya satu wajan penggoreng hanya digunakan oleh satu tenaga penggoreng saja. Memang cara inilah yang seringkali banyak dipraktekkan oleh industri kecil yang bergerak dalam bidang goreng-menggoreng. Wajar saja kalau cara ini boros waktu dan boros bahan bakar. Cara menggoreng rengginang sebetulnya sedikit berbeda dengan cara penggorengan umumnya. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik (rengginang bisa mekar dengan baik sehingga renyah tidak bantat), rengginang harus digoreng satu per satu sambil ditekan dan digoyang-goyangkan di dalam wajan yang berisi minyak panas.  Lalu bagaimana cara meningkatkan effisiensinya ? 

Gunakan jurus One for Two System atau One for Three System. Artinya dalam satu wajan penggoreng dikepung oleh 2 atau 3 orang penggoreng. Bagaimana ini mungkin terjadi ? . Pada One for Two system, satu wajan dikepung oleh 2 orang pekerja yang saling berhadapan  sedangkan pada One for Three System satu wajan dikepung oleh 3 orang pekerja yang saling berhadapan membentuk segitiga sama sisi. Yang harus diperhatikan adalah 
  1. ukuran wajan harus cukup besar,
  2. ukuran kompor menyesuaikan besarnya, sebaiknya gunakan kompor gas sembur yang biasa digunakan oleh penjual mie ayam,
  3. Masing-masing pekerja penggoreng harus disediakan rengginang mentah yang akan digoreng dan dilengkapi dengan 1 set alat penggoreng sendiri, yaitu sothil, serok, wadah penampung.
  4. Masing-masing pekerja bertanggungjawab terhadap tugasnya masing-masing, meskipun bekerja pada wajan yang sama.
Dengan system tersebut, bahan bakar dan waktu penggorengan menjadi lebih effisien, sehingga kapasitas penggorengan meningkat 2-3 kali lipat. Sepengetahuan saya, model penggorengan ini telah digunakan di beberapa industri kecil rengginang singkong di Bojonegoro Jawa Timur dan rengginang beras ketan di Muntilan Jawa Tengah.




0 komentar:

Posting Komentar