UNTUK INFORMASI & PEMESANAN HUBUNGI KAMI=

Priyanto Triwitono
Fleksi = 0274 651 2007
IM3-1 = 0857 2904 1007
IM3-2 = 08 5868 94 2007
Simpati = 0882 1908 2007

rengginang007 - PIN BB = 7F938D8A
WhatssApp = rengginang007
EMAIL : rengginang007@gmail.com

Sabtu, 13 Agustus 2011

Proses Pembuatan Rengginang : Serupa Tapi Tak Sama

Rengginang adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang dibuat dari bahan beras ketan putih atau hitam, umumnya berbentuk lingkaran dengan ukuran tertentu, berasa manis atau gurih, dan mempunyai tekstur renyah. Di berbagai wilayah di Indonesia, ada beberapa macam rengginang dengan cara pembuatan yang berbeda-beda. Perbedaan itu terutama dalam hal bumbu yang ditambahkan, variasi bentuk rengginang, dan juga variasi ukurannya. Meskipun demikian, secara umum proses pembuatan rengginang tersebut kurang lebih relatif sama atau serupa. Berikut adalah salah satu cara membuat rengginang beras ketan yang banyak dilakukan.
Bahan utama : Beras Ketan (beras ketan putih atau hitam)
Bumbu : Bawang, udang, trasi, gula pasir, garam, dan lainnya. Untuk bumbu yang ditambahkan, macam dan takarannya sangat tergantung pada rasa rengginang yang diinginkan. Dalam hal ini sangat tergantung dari kreativitas dan daya inovasi kita untuk menghasilkan rasa rengginang yang khas dan enak. Contoh variasi Rasa rengginang yang telah diproduksi di pasaran adalah Rasa bawang, trasi, udang, gula merah coklat, manis gula merah, nangka, durian, melon, dan lainnya.

Proses Pembuatan Rengginang:

  1.  Beras ketan dibersihkan dari kotoran dan sisa-sisa gabah ataupun sekam kalau masih ada.
  2. Selanjutnya dicuci bersih, kemudian direndam dalam air selama 3-4 jam (beberapa jenis lain bahkan sampai 12 jam). Untuk lama perendaman ini sangat tergantung pada jenis beras ketan yang digunakan. Pada intinya proses perendaman ini adalah proses untuk memberi kesempatan terjadinya penetrasi air kedalam butiran beras ketan, sehingga proses pemasakan atau gelatinisasi pati nantinya berjalan dengan sempurna.
  3. Setelah direndam, beras ketan selanjutnya ditiriskan.
  4. Proses selanjutnya beras ketan dikukus. Sampai tahap ini, ada yang dikukus ½ matang kemudian ditambahkan / dicampur bumbu-bumbu kemudian dimasak kembali hingga matang, dan selanjutnya langsung dicetak. Variasi proses yang lain, beras ketan dikukus sampai ¾ matang dan selanjutnya ditambahkan bumbu dan dicampur merata. Pada variasi ini tidak lagi dilakukan pengukusan lagi melainkan langsung dicetak.
  5. Proses pencetakan. Pada umumnya pencetakan dilakukan secara manual dengan bantuan pola cetakan dari bambu atau potongan pipa pralon.
  6. Rengginang cetak manual yang dihasilkan tersebut selanjutnya dijemur hingga kering (2-4 hari), tergantung kondisi cuaca.
  7. Proses terakhir adalah penggorengan dan pengemasan.
  8. Usahakan pengemasan yang menarik, diseal atau diikat dengan rapat agar tidak mlempem, lengkapi kemasan dengan informasi-informasi penting tentang produsen dan produk sesuai dengan persyaratan PIRT.
Untuk memperjelas uraian diatas, berikut adalah beberapa ilustrasi proses pembuatan rengginang beras ketan putih di  Sleman Yogyakarta.




0 komentar:

Poskan Komentar