UNTUK INFORMASI & PEMESANAN HUBUNGI =

Priyanto Triwitono
0857 2904 1007

EMAIL : rengginang007@gmail.com

Whatsapp = 0857 2904 1007

Rabu, 25 Januari 2012

Bikin Rengginang Kini Tak Ribet Lagi --Berita Okezone Kampus


Tahukah kamu, di balik kerenyahan rengginang ada proses rumit yang dilalui pembuatnya? 
Bayangkan saja, pembuat rengginang harus membentuk adonan beras ketan kukus menjadi bulatan-bulatan pipih. Tidak heran, dalam satu menit, perajin rengginang pun hanya mampu menghasilkan dua rengginang. 
Ketelatenan dan keterampilan yang menjadi modal utama perajin rengginang tidaklah cukup ketika mereka menghadapi pesanan dalam jumlah besar. Masalah efisiensi dan produktivitas perajin rengginang ini pun menggelitik salah satu dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Priyanto Triwitono untuk membuat alat pencetak rengginang. 
Priyanto menceritakan, ide itu muncul ketika sejumlah pembuat rengginang mengeluhkan kesulitan memenuhi pesanan karena kapasitas produksi yang rendah. 
"Pesanan mengalir dari berbagai daerah, tetapi mereka tidak bisa memenuhi semua pesanan karena persoalan cetak rengginang yang tidak bisa dilakukan dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak," kata Priyanto seperti disitat dari situs UGM, Rabu (25/1/2012)
Dosen jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM ini memaparkan, alat buatannya mampu menghasilkan rengginang dalam jumlah banyak secara cepat. Menurutnya, kapasitas produksi alat ini dua kali lipat cara manual. Dengan cara manual, seorang perajin rengginang hanya menghasilkan dua rengginang tiap menit atau 120 rengginang per jam. 
"Jika menggunakan alat ini, tiap menit satu pekerja mampu menghasilkan empat hingga lima buah rengginang, atau sekitar 240-300 rengginang tiap jamnya," Priyanto mengimbuhkan. 
Alat buatan Priyanto mampu memproduksi rengginang dari bahan baku ketan kukus minimal 50 kg per hari. Tiap satu kilogram beras ketan kukus dapat disulap menjadi 110-120 rengginang dengan alat ini. 
Kelebihan lainnya, ukuran setiap rengginang yang dicetak realtif sama sehingga memudahkan pengemasan. Selain itu, rengginang juga tidak mudah hancur ketika digoreng karena tekanan yang diberikan dalam pembuatannya seragam. 
"Pengoperasiannya sangat praktis, bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk pekerja pemula atau yang belum ahli," tuturnya.
Pencetak rengginang Priyanto dibuat dengan mengadopsi prinsip kerja mesin penutup botol. Ia terdiri dari komponen body atau kerangka yang terbuat dari besi cor, tiang dari besi as, kayu penekan, handle untuk menekan renggianang yang dicetak, meja dudukan alat, serta papan kayu pencetak berisi potongan pralon.

Pembuatan rengginang dengan alat ini dimulai dengan mengisikan beras ketan yang telah dikukus pada cetakan dalam papan pencetak. Kemudian handle pencetak ditarik sehingga kayu penekan turun dan memadatkan beras ketan tadi ke dalam cetakan. Rengginang yang sudah tercetak kemudian dikeluarkan dan dijemur untuk dikeringkan. 

"Selain mudah, alat ini juga dioperasikan tanpa listrik atau bahan bakar lain. Sehingga, pembuat rengginang mampu menghemat biaya produksi," ujarnya. 

Alat ini juga dilengkapi beberapa bentuk cetakan rengginang yang dapat dipilih, misalnya lingkaran, segi empat, dan persegi panjang. Inovasi Priyanto yang dibanderol seharga Rp2,5 juta ini telah digunakan di berbagai usaha kecil dan menengah (UKM) rengginang.(rfa-Rifa Nadia Nurfuadah)

0 komentar:

Posting Komentar